Siswa Solo Kecelakaan


Kecelakaan, Siswa Kerjakan UN di Rumah



SOLO, suaramerdeka.com - Siswa SMP Kristen 5 Surakarta, Ardino Malau (15) harus mengikuti Ujian Nasional (UN) SMP sederajad di rumahnya. Pasalnya, siswa tersebut mengalami kecelakaan dua minggu menjelang UN yang membuat dua tulang tangan kanannya dan kaki kanannya patah.

"Sebelum UN kami sudah mengajukan permohonan ke subrayon agar bisa ujian di rumah. Sebab Ardino belum mampu untuk dibawa kes ekolah karena kondisinya," papar Kepala SMP Kristen 5 Supriyadi kepada wartawan.
Ardiano mengerjakan ujian di rumah sejak hari pertama, Senin (22/4). Untuk pelaksanaan UN, Ardino menggunakan soal biasa seperti biasanya.
Pukul 07.00 Wib, pengawas membuka soal dan mengambil sebuah untuk dibawa ke rumah Ardino. Tidak ada tambahan waktu, namun untuk waktu selama perjalanan tidak diperhitungkan.
Dikemukakan, seusai menjalani operasi pasca kecelakaan, wali kelas dan sejumlah guru beberapa kali menyambangi  kediaman Ardino untuk memotivasi agar siswa itu mau ikut UN. "Ardino sempat ragu-ragu mau ikut UN atau tidak meningat kondisinya," imbuhnya.
Sementara itu, di rumahnya Butulan RT 2 RW 23 Makamhaji, Kartasura, Ardino mengerjakan UN dibantu dua pengawas. Dia duduk di kasur spring yang dipindahkan ke ruang tamu, sementara dua pengawas duduk tak jauh dari tempat tidurnya.

Ardino dibantu pengawas melingkari lembar jawab. Sesekali siswa kelahiran Medan itu terlihat berbaring sebentar lalu duduk kembali.
Slamet Budiyanto, sang paman yang menungguinya, mengemukakan jika Ardino memang belum bisa duduk dalam waktu yang lama. Ia acap merasa pusing dan kesakitan sehingga harus berbaring. Karena itu ia memang hanya bisa mengerjakan ujian di rumah.
Slamet mengungkapkan, Ardino mengalami kecelakaan pada 25 Maret sekitar pukul 01.00 dinihari. Kala itu, Ardino dan sepupunya, Mardo Malau (22) berboncengan sepulang dari latihan badminton.
Di daerah Pakis, saat mereka melaju ada mobil Toyota Avanza melaju kencang dari arah berlawanan dan sedang menyalib mobil lainnya. Mengetahui itu, Ardino berusaha menepi namun masih saja tersenggol dan jatuh. Keduanya sama-sama terluka  cukup parah



Anda menginginkan semua siswa terlindungi 24 jam sehari
kami siap membantu Anda
kapanpun dan dimanapun Anda berada

sekarang Anda dapat Call SMS

segera..
call sms
0878 3987 2358
email: sinarmasindonesia@gmail.com